Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Lakukan Mutasi, Rektor UIN Mataram Disorot

Seputar NTB
Senin, 28 Juni 2021 | 16.43 WIB

 

Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) UIN Mataram, Dr. Faizah M.Ag


Mataram, Seputarntb.com - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Prof. Dr. H. Mutawali M.Ag, mendapat sorotan gegara melakukan mutasi menjelang berakhirnya masa jabatannya selaku Rektor di perguruan tinggi tersebut.


Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa H. Mutawali adalah calon rektor incumbent yang mencalonkan diri kembali menjadi Rektor UIN Mataram. Namun, sebagai calon incumbent dia justru ingin melakukan mutasi dan promosi, yakni mengangkat dan melantik pejabat Eselon 3 dan 4 di lingkungan UIN Mataram. Padahal masa jabatannya sebagai Rektor sampai 27 Juli 2021.


Memang, secara de jure batas jabatan Rektor sampai  27 Juli 2021, namun karena Mutawali mendaftar kembali sebagai calon Rektor dan oleh panitia penjaringan Rektor UIN Mataram 2021-2025 telah menetapkan dia sebagai calon tetap Rektor, maka tentu secara etik akademis apa yang dilakukan Mutawali dinilai tidak elok.


Jika dilihat, jika seorang calon incumbent melakukan mutasi dan promosi jabatan tentu terlalu nampak sekali adanya konflik of interest di masa injury times, dimana Rektor melakukan agenda mutasi dan promosi jabatan.


Hal lain yang disorot adalah soal hasil audit kinerja UIN Mataram selama kepemimpinan H. Mutawali sebagai Rektor, menunjukkan hasil dengan nilai cukup, 72, 504 persen. Itu sangat jauh dari target capaian kinerja di UIN Mataram.


Menanggapi sorotan kepada Rektor UIN Mataram itu, Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) UIN Mataram, Dr. Faizah M.Ag, kepada Seputar NTB, Senin (28/6/2021), mengatakan bahwa hal itu jangan dikaitkan antara posisi Rektor dan calon Rektor.


Menurut Dr. Faizah, Rektor memiliki kewenangan untuk melantik dan mutasi para pejabat yang ada di lingkungan kampus UIN Mataram. "Kewenangan itu dimiliki sampai berakhirnya posisi dia (H. Mutawali, Red) sebagai Rektor," jelasnya seraya menambahkan KMA adalah dasar untuk mengangkat dan melantik pejabat Eselon 3 dan 4 di lingkungan UIN Mataram.


Sementara itu, Rektor UIN Mataram, H. Mutawali, ketika akan dikonfirmasi mengatakan sedang berada di luar daerah.




Pewarta: Bayu Adjie

  • Lakukan Mutasi, Rektor UIN Mataram Disorot
  • 0

Terkini