Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Soal Bandara Sumbawa Barat, Kades Kiantar Dituding Berbohong

Seputar NTB
Kamis, 20 Mei 2021 | 08.28 WIB

Sumbawa Barat, SeputarNTB.com - Kepala Desa Kiantar, Sumbawa Barat, Hasbullah, dituding telah berbohong oleh warganya yang merupakan para pemilik lahan yang akan dijadikan Bandara Sumbawa Barat. Kebohongan Kades Kiantar itu pun dibongkar oleh para pemilik lahan tersebut.

"Pokoknya kami tidak akan menjual tanah kami," tegas Ibu Sumarni,warga Desa Kiantar sebagai salah satu pemilik lahan.


Soal adanya spanduk penolakan yang disebut Kades Kiantar, bukan dibuat oleh para pemilik lahan juga dibantah dengan tegas oleh mereka. "Tidak ada itu spanduk dibuat oleh orang luar. Spanduk itu dibuat oleh kami sendiri dan dibuat di rumah saya. Ini buktinya, sisa kain dari spanduk yang kami buat," bantah Ibu Sumarni yang diaminin para pemilik lahan lainnya.


"Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak akan menjual tanah saya, sebesar apapun harga yang diberikan," tandas Ibu Sumarni.


Mendukung pernyataan Ibu Sumarni itu, warga pemilik lahan lainnya, Pak Syarafuddin,ikut bersuara. "Saya menolak menjual tanah saya. Saya juga tidak setuju dengan apa yang disampaikan pak Kades (Kiantar)," katanya tegas.


Hal yang sama disampaikan pula oleh Pak Yasin, terutama terkait dengan kebohongan Kades Kiantar. "Saya keberatan dengan apa yang disampaikan pak Kades. Tidak ada itu realisasi-realisasi dengan saya sebagai pemilik tanah dengan pak Kades dan Camat," bantahnya.


Kebohongan Kades Kiantar itu terungkap setelah sebuah media online memuat pernyataan Kades Kiantar, Hasbullah. Di media tersebut, Kades secara terang-terangan mengecam adanya bahasa yang mengatasnamakan masyarakat Desa Kiantar yang menolak pembangunan bandara di wilayahnya.


Dilansir dari sebuah media, terkait adanya kabar di luar yang membawa nama masyarakat Desa Kiantar menolak pembangunan bandara, sangat disesali Kades Kiantar. "Itu hanya beberapa orang," katanya.


Perihal adanya spanduk yang dinaikkan oleh beberapa orang di waktu yang lalu, Hasbullah membenarkan bahwa memang ada spanduk tersebut, namun ia menepis bahwa spanduk itu dibuat oleh masyarakat Desa Kiantar.


“Saya pastikan spanduk itu tidak dibuat oleh masyarakat saya. Spanduk itu dibawa dari luar. Saya telah memanggil tempat spanduk dibentangkan, setelah saya tanya pemilik rumah, diketahui bahwa pemilik rumah tidak mengetahui pesan yang ada di dalam spanduk, inilah yang saya sesalkan”, ujar Hasbullah pada media tersebut.


Sebagai akibat dari pernyataan bohong Kades Kiantar pada media, warga Desa Kiantar pemilik lahan berencana akan menggeruduk kantor desa untuk meminta klarifikasi Kades Kiantar.


Pewarta: Bayu Adjie

  • Soal Bandara Sumbawa Barat, Kades Kiantar Dituding Berbohong
  • 0

Terkini