Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Sopper Unjuk Rasa di Gate Benete PT. AMNT

Seputar NTB
Senin, 19 April 2021 | 18.38 WIB

Sumbawa Barat, SeputarNTB.com - Aksi unjuk rasa oleh Mukhlisin bersama dengan Ariska, yang mengatasnamakan Lembaga Solidaritas Pemuda Pencari Kerja (Sopper), berlangsung Senin (19/4/2021), pukul 05.30 wita, di Gate Benete PT. AMNT, Kecamatan Maluk, Sumbawa Barat.


Aksi unjuk rasa dilakukan oleh Sopper dari Kecamatan Jereweh itu, memasang tiga spanduk yang nadanya mengarah kepada pihak PT. AMNT. Adapun tulisan dalam spanduk tersebut, adalah "Manager PT. AMNT Eksternal di Gaji Besar untuk Diam", "Yuda Membawa Mentalitas Buruk di AMNT, Usir Yuda dari PT. AMNT" dan "Kembalikan Program yang Bermanfaat, Saat Pertama PT. AMNT Perkaya Diri di KSB".


Dalam orasi mereka menuntut program pemberdayaan masyarakat sudah berhenti sampai 2018 dan harus dilanjutkan. Mereka menilai managementnya yang tidak sehat di PT. AMNT, sehingga meminta mengganti semua manajer eksternal karena tidak ada program yang jalan. Terakhir, janji Yuda soal pengembangan wisata di wilayah Jereweh disebut nol persen.


Pada kegiatan aksi tersebut, Mukhlisin dan Arista sempat menghadang jalan lintasan karyawan PT. AMNT, sehingga membuat keduanya ditemui pihak eksternal, Mala Safrudin.


Mukhlisin menyampaikamenyampaikan beberapa hal, antara lain, agar diadakan program pemberdayaan di bidang pariwisata di wilayah Jereweh sesuai dengan janji yang disampaikan Yuda. Karantina pada masing-masing wilayah, seperti karyawan yang dari Jereweh di karantina di Jereweh, Maluk di Maluk karena semua tempat ada penginapan/kos.


Bahwa soal terjadinya rekrutmen karyawan di luar tambang di tengah-tengah karantina, agar diperjelas. "Program pemberdayaan di tahun 2021, walaupun akan ada support langsung ke pemerintah desa sehingga tidak ada yang menyalahkan pihak Desa," katanya.



Sementara pihak external security, Mala Safrudin, menyampaikan bahwa pihak eksternal security bersedia melakukan pertemuan terkait program pemberdayaan di bidang pariwisata.

"Kami akan lakukan pertemuan dengan melibatkan  pemerintah, khususnya pemerintah Desa Belo, Beru dan Dasan Anyar serta pelaku pariwisata," janjinya.


Pukul 08.15 wita, Mukhlisin dan Arista kembali melakukan aksi blokade jalan dengan alasan tidak dapat bertemu dengan H. Yuda. Mereka menuntut H. Yuda, Dimas dan Amri untuk di gantikan dan di keluarkan dari PT. AMNT dan mengembalikan janji program yang sudah pernah diterapkan PT. AMMAN dari 2017 dulu. Namun karena kehadiran H. Yuda, semua program berhenti.


"Apakah saya yang menjadi pengganggu di AMMAN ini atau Yuda yang menjadi pengganggu di masyarakat?. Apa hasil kinerja Yuda dari Poto Tano sampai ke Sekongkang, tidak ada. Hanya janji-janji saja yang dikeluarkan. Kalau Manajemen AMMAN tidak semena-mena tidak mungkin ada masalah seperti ini," kata mereka.


Pewarta: Bayu Adjie

  • Sopper Unjuk Rasa di Gate Benete PT. AMNT
  • 0

Terkini