Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Serap Aspirasi, BPPD NTB Undang Asosiasi Pariwisata dan Media Massa Berdiskusi

Seputar NTB
Sabtu, 10 April 2021 | 17.07 WIB


Pengurus BPPD NTB foto bersama Asosiasi Pariwisata usai acara silaturahmi (Foto/Bayu).



Mataram, SeputarNTB.com - Sebagai upaya membangkitkan kembali industri pariwisata NTB, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB mengundang Asosiasi Pariwisata dan Media Massa untuk berdiskusi di Kantor BPPD NTB, Sabtu (10/4/2021).


Ketua BPPD NTB, Akhmad Ashfary Garmono, mengatakan agenda diskusi tersebut lebih pada tujuan untuk memperkuat sinergi promosi antara BPPD NTB dengan pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan pariwisata.


"Kita di sini untuk menghimpun aspirasi, mendengar masukan dari para stakeholder pariwisata, mulai dari industrinya, akademisi, media, pelaku wisata dan pemerintah," kata Ashfary Garmono.


Dari semua unsur itu, BPPD NTB berharap, dengan masukan banyak dari diskusi tersebut, mereka bisa bekerja maksimal. Karena perlu dijelaskan juga bahwa secara undang-undang tugas BPPD bukan hanya masalah promosi saja. Tapi BPPD juga melakukan riset tentang destinasi dan bagaimana memajukan pariwisata daerah.


"Jadi, ini yang mesti harus dipahami, terutama oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) bahwa apapun yang terkait dengan promosi pariwisata. Misalnya, Dinas Pertanian punya ekowisata, maka promosinya harus lewat BPPD. Karena secara undang-undang untuk tentang promosi, BPPD adalah koordinator promosi pariwisata. Itu yang harus dipahami dinas-dinas," kata Ashfary Garmono.


Untuk langkah ke depan, Ashfary Garmono optimis pariwisata daerah akan segera pulih.Dan,salah satu langkah yang diambil untuk menggeliatkan kembali pariwisata daerah, yaitu dengan menggelar beberapa lomba, seperti lomba foto dan video.


Menurut Ashfary Garmono, etalase pariwisata Indonesia atau dunia adalah berupa foto dan video. Karena itu dia akan mengandalkan media sebagai digital branding untuk mempromosikan pariwisata NTB.


Ashfary Garmono juga berharap, ke depan BPPD NTB bisa memperkenalkan NTB melalui tagline yang baik dan berharap musisi-musisi daerah juga bisa mendapat tempat di daerahnya sendiri.


"Kan sangat tidak mungkin, ada cafe atau restoran di NTB memperdengarkan atau menampilkan musik, tapi musik yang dimainkan atau ditampilkan adalah musik tradisional dari daerah lain," katanya.


"Seharusnya yang ditampilkan kan musik tradisional khas NTB, bukan musik tradisional daerah lain," tandas dia menambahkan.


Pewarta: Bayu Adjie

  • Serap Aspirasi, BPPD NTB Undang Asosiasi Pariwisata dan Media Massa Berdiskusi
  • 0

Terkini