Header Ads

  • Breaking News

    Longsor Batu Besar Tutup Akses Jalan di Labuhan Lalar


    Sumbawa Barat, Seputar NTB.- Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, menyebabkan beberapa ruas jalan di Sumbawa Barat mengalami rusak parah.

    Pantauan media ini, Senin (22/2/2021), terjadi longsor dan terpantau sebuah batu besar menutupi badan jalan, tepatnya di Dusun Wara A, Desa Labuhan Lalar, Kecamatan Taliwang.

    Akibatnya akses jalan satu-satunya yang menghubungkan tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Taliwang, Kecamatan Jereweh dan Kecamatan Maluk, mengalami lumpuh total. Dimana kendaraan roda empat tidak bisa melintas, sedangkan kendaraan roda dua diharapkan waspada ketika melintasi jalur tersebut mengingat jalan yang sempit dan licin akibat longsor. 

    Salah satu warga Desa Labuhan Lalar, M. Yasin, yang rumahnya berdekatan dengan lokasi longsor, mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Minggu (21/2/2021), sekitar pukul 23.00 wita, dengan suara dentuman yang cukup besar. 

    Sampai saat ini Kepala Desa dan warga sekitar tidak bisa melakukan apa-apa, dikarenakan batu cukup besar menutupi badan jalan dan mengingat kondisi tanah yang labil. 

    Kepala Desa Labuhan Lalar, Rahmanuddin, mengatakan sejauh ini desa belum bisa melakukan kontribusi yang besar untuk bisa membuka akses jalan dikarenakan batu besar itu dan ditakutkan adanya longsor susulan. 

    "Tindakan yang kita lakukan sejauh ini masih sebatas kemampuan kita, melihat batu yang cukup besar dan untuk membuka akses jalan kita belum berani mengingat tanah yang labil," katanya.

    Pemerintah Desa Labuhan Lalar berharap agar Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat beserta dinas terkait segera mengatasi kondisi longsor ini. 

    "Batu besar ini harus dikerjakan dengan menggunakan bantuan alat berat untuk memindahkannya. Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten dalam hal ini dinas terkait agar segera mengatasi kondisi longsor," ungkapnya. 

    Terlihat juga di sepanjang perjalanan motor dan mobil mengalami antrian panjang dikarenakan masih belum bisa melintasi jalan tersebut. Warga bekerja sama dengan TIM BPBD Sumbawa Barat, Polres KSB dan TNI, bahu-membahu mengatasi jalan dengan membersihkan sebagian tanah dan batu yang kecil, sedangkan untuk batu yang besar belum bisa dikarenakan harus menunggu alat. 

    Ditemui langsung di lokasi, Kepala Dinas Perhubungan KSB, H. Abdul Hamid, mengatakan bahwa Dinas Perhubungan telah berkoordinasi dengan PU dan PU akan berkomunikasi dengan perusahaan PT. AMNT dan Tiu Suntuk untuk mendatangkan alat berat guna proses pemecahan batu.

    "Sebagian titik telah ditangani dengan alat yang ada di PU, namun untuk batu besar yang menutup akses jalan kita masih menunggu alat berat," ungkap Kepala Dinas Perhubungan.

    Pewarta: Indra Dwi Herfiansyah

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad