Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Merasa Dibohongi, Masyarakat Maluk Blokade Gate PT. AMNT

Seputar NTB
Selasa, 19 Januari 2021 | 19.14 WIB


Sumbawa Barat, Seputar NTB. Gerakan Masyarakat Kecamatan Maluk melakukan blokade Gate PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Sumbawa Barat. Blokade itu dilakukan selama lima jam, karena merasa dibohongi oleh pihak Manajemen PT. AMNT.


Pada saat demo sebelumnya, pihak perusahaan PT. AMNT menjanjikan akan melakukan dialog dengan massa aksi. Namun pil pahit harus ditelan oleh massa aksi karena pihak manajemen ternyata ingkar janji. Hal itulah yang kemudian menyulut masyarakat Maluk melakukan aksi blokade yang cukup lama durasinya jika dibandingkan blokade yang selama ini pernah dilakukan.


Yuny Bourhani sebagai Korlap aksi menyayangkan sikap apatis pihak perusahaan yang ingkar dengan komitmen sebelumnya. "Kami akan melakukan aksi 30 hari. Surat aksi akan kami sampaikan ke pihak Polres hari Jumat. Aksi akan dimulai Senin minggu depan," ancamnya.


"Dan, sebelas tuntutan kami itu akan kami tambahkan menjadi tiga belas tuntutan di hari Senin, karena PT. AMNT tidak punya itikad baik terhadap masyarakat lokal," tambah Yuny BourhanI


Dalam aksi ini, massa aksi juga membawa barang dagangan di pasar yang sudah tidak terawat. Itu untuk membuktikan jika keadaan pasar Maluk yang berada di area tambang dalam keadaan mati suri.


Sebelumnya, masyarakat lingkar tambang pernah bergerak menuntut pemulihan ekonomi di lingkaran tempat tinggal mereka di area PT. AMNT di Kecamatan Maluk, Sumbawa Barat. Saat itu, masyarakat Maluk sudah pernah melayangkan tuntutan ke PT. AMNT.


Saat itu ada 11 tuntutan mereka ke PT. AMNT. Antara lain, menuntut PT. AMNT melakukan pemberdayaan terhadap seluruh lini kehidupan masyarakat agar kehidupan mereka menjadi lebih baik, memberikan kembali dana CSR ke masing-masing desa lingkar tambang, pemulihan perekonomian masyarakat, memprioritaskan tenaga kerja lingkar tambang, membuka balai training di wilayah lingkar tambang, menutup akses rekrut satu pintu, pemberdayaan pengusaha lokal dengan mengaktifkan kembali Lokal Bisnis Inisiatif, memberikan kembali akses Visitor, mendesak PT. AMNT agar menggunakan jasa buruh untuk bongkar muat barang supplier, mengembalikan wewenang parkir Gate Benete ke pihak desa dan menuntut perusahaan agar pengelolaan limbah Scrap melibatkan lembaga adat.


Tuntutan kepada PT. AMNT itu disuarakan secara langsung dalam unjuk rasa yang dilakukan ratusan warga lingkar tambang Batu Hijau Sumbawa Barat. Artinya, mereka benar-benar memenuhi rencana mereka untuk melakukan aksi demonstrasi di akses masuk PT AMNT, Kamis (14/1/2021) lalu. 


Pewarta : Bayu Adjie

Editor : Purwandi

  • Merasa Dibohongi, Masyarakat Maluk Blokade Gate PT. AMNT
  • 0

Terkini