Header Ads

  • Breaking News

    Gus Habib: Ngawur, Ketua DPW Gerbang Tani Asal Bunyi



    Mataram, Seputar NTB.- Pernyataan Ketua DPW Gerbang Tani NTB, Viken Madrid, yang mengatakan bahwa hasil komposisi kepengurusan DPW PKB NTB tidak ideologis, adalah pernyataan ngawur dan tidak beretika. Yang benar adalah, komposisi kepengurusan DPW PKB NTB hasil Muswil ke-6 itu diambil dari representasi NU, Banom NU, NW dan kader-kader PKB lainnya yang aktif. Dan,penyusunan pengurus DPW PKB NTB itu sendiri tidak sembarangan, karena ada aturan mainnya sesuai dengan arahan DPP PKB.


    Hal ini bisa dibuktikan dari susunan pengurus DPW PKB NTB masa bhakti 2021 - 2026. Misalnya, ada TGH. Subki Sasaki, H. Lalu Hadrian Irfani, H. Lalu Pelita Putera yang merupakan tokoh-tokoh NU. Dari representasi pemuda NU ada Murakib Usman Khotib alias Bung Roket dan Habibul Umam Taqiuddin, SH, MH yang lebih akrab dipanggil Gus Habib, putra almarhum Drs. TGH. Ahmad Taqiuddin Manshur, M. Pd.I. Dari representasi ormas NW ada Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin dan Ibu Nurul Adha. Disamping itu ada juga anggota DPRD Provinsi NTB, seperti H. Makmun, TGH. Jamhur, H. Abdul  Wahid dan Akhdiansyah. "Jadi apanya  kader ideologis yang dipangkas?. Tidak ada, justru karena PKB adalah partai terbuka maka semua representasi harus masuk tetapi tetap memperhatikan pandangan dari NU, karena bagaimana pun PKB lahir dari rahimnya NU," ujar Gus Habib selaku Wakil Sekretaris DPW PKB NTB.


    Dia mengatakan, sebagai kader PKB yang baik tentu harus taat terhadap pimpinan tertinggi, yaitu Ketua Umum DPP PKB. "Hormatilah keputusan DPP PKB mengenai Muswil DPW. PKB NTB ke-6. Apapun yang telah diputuskan harus sami'na wa atho'na terhadap pimpinan tertinggi partai, bukan bikin manuver," sesalnya


    "Yang bersangkutan sendiri ketika ada kegiatan monitoring dan evaluasi tidak datang, sementara pengurus yang lain datang. Lalu apa dasarnya mengatakan hasil monitoring dan evaluasi DPP PKB tidak sehat? DPW PKB turun langsung kok," ujar Gus Habib heran. 


    Pewarta : Bayu Adjie

    Editor : Purwandi

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad