Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Gus Habib: Banyak yang Antri Daftar Jadi Kader PKB NTB

Seputar NTB
Rabu, 13 Januari 2021 | 15.54 WIB


Mataram, Seputar NTB.- Menanggapi sejumlah pengurus Banom PKB, khususnya Perempuan Bangsa yang mengundurkan diri, Habibul Umam Taqiuddin, SH MH, selaku Wakil Sekretaris DPW PKB NTB mengatakan sebagai sesuatu yang biasa terjadi.


"Biasa saja.Yang jelas masih banyak yang antri mau daftar jadi kader PKB. Ini saja kami sampai kewalahan menerima whatsapp yang isinya permintaan ingin bergabung dengan kami," katanya.


Cuma yang bikin heran Gus Habib, sapaan akrabnya, kalau mau mengundurkan diri kenapa harus mempengaruhi kader lain untuk ikut mengundurkan diri. "Ya silahkan mundur, tapi kenapa mesti mengajak seluruh kader dan simpatisan Perempuan Bangsa mengikuti jejaknya. Semestinya ya sadarlah, apa legal standingnya. Kan, sudah mundur jadi pengurus Perempuan Bangsa," ujarnya dengan nada tinggi menanggapi statemen Endang Supiana.


Sebelumnya, Endang Supiana menyatakan bahwa dia akan mengajak kader lainnya untuk mundur. "Kami akan mengajak seluruh kader dan simpatisan Perempuan Bangsa untuk mundur dan tidak bergerak lagi dibawah atas nama sayap partai pimpinan Gus Ami ini," ancam dia.


Menurut Endang Supiana, seharusnya lebih dahulu pertimbangkan masukan dan aspirasi para kader yang ada di Banom. "Termasuk kami agar tak terkesan DPP semena-mena dalam menunjuk pengurus PKB NTB," katanya.


Menanggapi hal itu, Gus Habib berkata, "Kalau merasa diri kader ideologis, ya taat dong sama keputusan DPP. Sami'na wa atho'na."


Mekanisme penyusunan pengurus DPW PKB NTB jelas Gus Habib, sudah sesuai dengan ketentuan Pasal 44 ayat 1, 2 dan 3 aturan dasar partai. Jadi, kata dia, keputusan DPP benar berdasarkan hukum. "Coba sebelum berstatemen mari kita sama-sama membuka dan menyimak aturan dasar dan aturan rumah tangga partai hasil Muktamar PKB tahun 2019 di Bali. Jadi jangan asal bunyi," tegas Gus Habib kepada awak media yang bertanya mengenai pengunduran diri Ketua DPW Gerbang Tani NTB, disusul dengan pengunduran diri sejumlah pengurus harian Perempuan Bangsa NTB.


"Di dalam anggaran dasar partai tidak ada ketentuan yang menyatakan bahwa Banom punya hak untuk memberikan pertimbangan kepada DPP mengenai penyusunan pengurus. Kalau dilihat Pasal 44 ayat 1, 2 dan 3 anggaran dasar partai, kepengurusan DPW itu melalui tahapan penjaringan dari DPC, selanjutnya DPP akan memilih dan menetapkan  pengurus DPW. Ya, Banom tahu dirilah," ujarnya menanggapi statemen pengurus Perempuan Bangsa yang mengundurkan diri karena kecewa.


Sementara itu, Ketua Perempuan Bangsa, Kartini Irwani, mengaku sama sekali tidak mengetahui ada pertemuan sejumlah pengurus harian dan kader perempuan bangsa di Hotel Golden Palace.


"Tindakan pengurus yang mengadakan pertemuan tanpa sepengetahuan saya selaku Ketua Perempuan Bangsa tidak mencerminkan etika berorganisasi. Apalagi bertemu untuk mengajak orang keluar kepengurusan Perempuan Bangsa," sesalnya penuh kesabaran.


"Saya pikir malah baik kalau mereka mengundurkan diri. Tinggal kita tunggu surat pengunduran dirinya. Jangan hanya menyatakan di koran tapi gak ada kenyataannya. Kita tidak perlu repot-repot cari alasan untuk memberhentikannya. Mereka hanya kecewa karena tidak lagi duduk di dalam kepengurusan DPW yang merupakan keputusan mutlak DPP. Dan juga gak apa-apa mereka mundur. Masih banyak kok kader-kader Perempuan Bangsa yang mau bergabung. Kita tidak bisa memaksa orang untuk tetap bertahan di Perempuan Bangsa. Masalahnya simpel, keputusan DPP adalah keputusan paripurna dan kita sebagai kader sejati hendaknya sami'na wa atho'na pada keputusan DPP," pungkasnya bijaksana. 


Pewarta : Bayu Adjie

Editor : Purwandi

  • Gus Habib: Banyak yang Antri Daftar Jadi Kader PKB NTB
  • 0

Terkini