Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Tanggap Darurat Berakhir Masuk Masa Transisi,Stok Logistik Menipis

Minggu, 26 Agustus 2018 | 13.58 WIB

Lombok Timur - Memasuki masa berakhirnya tanggap darurat penanggulangan bencana alam tanggal 25 Agustus 2018. Sehingga tentunya memasuki masa transisi bagi korban gempa di Lombok Timur.

Sementara pada satu sisi stok logistik tentunya mulai menipis,sehingga tentunya ini menjadi masalah yang harus tertangani dengan baik. Agar semua kecamatan bisa terkendalikan.

Demikian ditegaskan Kapolres Lotim, AKBP M Eka Fathurrahman,Sik kepada media di sela-sela rapat koordinasi dengan Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Kades se-Lotim di Masjid Al Islah Polres Lotim, Sabtu (25/8).

"Hari ini massa tanggap darurat bencana berakhir, sehingga tentunya masuk masa transisi dengan disertai stok logistik menipis," tegas Kapolres Lotim.

Ia menjelaskan melalui kegiatan ini kami mengundang kades yang terkena dampak gempa di Lotim. Dengan membawa data warganya dan kebutuhannya untuk nantinya tentunya akan diberikan bantuan.

Karena dari Polda NTB tentunya memiliki stok logistik dengan adanya bantuan dari para Polda se-Indonesia. Sehingga inilah tentunya pihaknya meminta data dari Kapolsek dan Kades terkait dengan masalah yang dihadapi warganya.

"Ada bantuan dari Polda-polda se-Indonesia yang dikoordinir Polda NTB itu yang akan disalurkan ke korban gempa atau yang menerima dampaknya," ujarnya.

Namun begitu,lanjut Mantan Kapolres Bima ini menambahkan yang diprioritaskan tentunya kecamatan yang terparah terdampak gempa bumi tersebut. Seperti kecamatan Sambelia dan Sembalun yang tentunya perekonomian.

Dengan susah mendapatkan sembako untuk kebutuhan sehari-hari pasca terjadinya gempa tersebut ataupun masa tanggap darurat.

"Sambelia dan Sembalun yang harus diutamakan,tanpa mengesampingkan kecamatan lainnya yang warganya juga terkena dampak akibat gempa tersebut," tandasnya.


Editor : Bayu
  • Tanggap Darurat Berakhir Masuk Masa Transisi,Stok Logistik Menipis
  • 0

Terkini