Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Terkesan Ditutup Tutupi, Tubuh Perwira Polisi Dan TNI Terbakar Api Saat Acara Pemusnahan Barang Bukti Kejahatan

Seputar NTB
Minggu, 20 Agustus 2017 | 11.47 WIB
Terkesan Ditutup Tutupi, Tubuh Perwira Polisi Dan TNI Terbakar Api Saat Acara Pemusnahan Barang Bukti Kejahatan
Mataram, Seputar NTB - Ternyata, di balik acara seremonial pemusnahan barang bukti hasil kejahatan yang di gelar di Mapolres Mataram, selasa (15/8) lalu terungkap kabar insiden tubuh seorang perwira Polisi dan TNI terbakar. Sebagian anggota tubuh Kabagops (KBO) Polres Mataram, Kompol Mujahidin dan lengan Dandim Lombok barat, Letkol TNI Hardiansyah diketahui terbakar api saat acara pemusnahan barang bukti digelar. Selain itu, kebakaran juga diduga menimpa salah seorang Lurah Kota Mataram, staff sipil Polres Mataram, serta seorang anggota sat Pol PP.

Namun, kendati banyak tamu undangan serta sejumlah awak media cetak dan elektronik yang meliput kegiatan tersebut, berita yang kini santer menjadi pembicaraan hangat di lingkup Polres Mataram dan Polda NTB itu justru tidak terlalu mencuat di publik. Indikasi kabar peristiwa yang sempat heboh tersebut ditutup-tutupi semakin membuat kami penasaran.

Jumat (18/8) siang, suasana di Mapolres Mataram masih lengang, selain mungkin karena baru saja usai ibadah sholat jumat bagi anggota polisi yang beragama Islam, sejumlah perwira polisi juga diketahui tengah menghadiri acara karnaval dalam rangka HUT Kemerdekaan RI yang ke-72 yang berpusat di Islamic Centre (IC) yang terletak di jantung kota Mataram itu.

Saat Jurnalis media ini menyambangi ruang KBO Polres Mataram, salah seorang anggota polisi memberitahukan jika KBO Polres Mataram, Kompol Mujahidin tidak masuk bertugas karena sedang sakit pasca peristiwa kebakaran yang sempat melalap wajah dan sebagian anggota tubuhnya saat pemusnahan barang bukti beberapa hari sebelumnya.

Masih jumat siang itu, empat orang Jurnalis yang biasa nge post di lingkup hukum kriminal (hukrim) Nampak asyik membuat berita di ruang media centre yang terletak persis di depan ruang KBO Polres Mataram. Tidak banyak terdengar perbincangan di antara mereka diruangan yang semi tertutup itu, mungkin karena terlalu serius membuat berita, pikir kami. Media centre yang memang sengaja di buat untuk acara press conference bagian Humas Polres Mataram oleh Kasubag Humas serta pejabat lingkup Polres Mataram itu “dimanjakan” dengan fasilitas wi-fi gratis. Sejumlah meja kayu, kursi plastik dan kursi bambu yang di sediakan di ruang media centre itu nampak bebas di gunakan oleh para kuli tinta tersebut seperti di rumah sendiri.

Saat ditanya, salah seorang Jurnalis hukrim membenarkan insiden kebakaran sejumlah tamu undangan pada acara pemusnahan barang bukti selasa lalu itu. Kendati mengaku jika Ia juga tidak membuat berita peristiwa itu, namun jurnalis yang baik hati itu memberitahu jika Kompol Mujahidin (KBO Polres Mataram.red.) langsung dilarikan ke RSUP Provinsi usai insiden kebakaran tersebut. “langsung dilarikan ke RSUP dia”, ujarnya singkat.

Peristiwa kebakaran yang menimpa sejumlah tamu undangan dalam acara pemusnahan barang bukti tersebut kini tengah santer jadi pembicaraan hangat di lingkup Mapolres Mataram dan Mapolda NTB. Kebenaran insiden tersebut di perkuat dengan tidak aktifnya nomor ponsel KBO Polres Mataram, kompol Muhjahidin sejak beberapa hari terakhir, serta tidak terlihat bertugas sejak peristiwa naas tersebut.

Kepada media ini, salah seorang anggota polisi yang enggan disebutkan namanya itu menuturkan, peristiwa kebakaran yang menyebabkan sejumlah tubuh tamu undangan terbakar itu terjadi saat acara pemusnahan barang bukti hasil kejahatan di Mapolres Mataram dua hari sebelum perayaan HUT RI ke-72. Api tiba-tiba menyambar tubuh korban serta beberapa orang tamu undangan, saat salah satu anggota Provost Polres Mataram menyiramkan bahan bakar spiritus ke dalam tong besi berisi barang bukti yang akan dimusnahkan dengan cara dibakar.

Saat bahan bakar tersebut di tuangkan diatas barang bukti yang telah terbakar, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari dalam tong sehingga polisi anggota provost berpangkat Bripka tersebut terkejut dan spontan melempar botol yang masih berisi bahan bakar spiritus itu kearah tamu undangan dan mengenai sejumlah pejabat, termasuk Dandim Lombok Barat, Letkol Hardiansyah. Sontak, api pun menyambar tubuh sejumlah tamu undangan. Tamu yang mengalami luka bakar serius langsung di larikan ke rumah sakit provinsi (RSUP) NTB, bukan ke RS Bhayangkara meski lokasinya lebih dekat dari TKP. Suasana sempat gaduh. Kendati insiden tersebut terjadi namun proses pemusnahan barang bukti tetap berlangsung sampai selesai.

Kasubag Humas Polres Mataram, AKP I Made Arnawa, yang dihubungi berkali-kali ke nomor handphone nya, jumat (18/8) siang tak kunjung menjawab. Beberapa saat kemudian Arnawa menjawab melalui pesan singkat via akun whatshapp (WA) nya setelah kami memberitahu identitas selaku jurnalis media ini. Arnawa mengaku tidak mendengar dering ponselnya karena sedang berada di jalanan ramai. Ketika di konfirmasi terkait insiden kebakaran itu, Arnawa enggan memberikan komentar. Ia meminta agar kami mengkonfirmasi kasus tersebut ke Bid Humas Polda NTB. “Ijin mas langsung aja ke Humas Polda NTB”, tutupnya melalui pesan singkat.

Secara terpisah, Kasi Propam Polres Mataram, Ipda Abdusamad, kepada media ini, di ruang kerjanya, juga turut membenarkan insiden terbakarnya seorang perwira polisi dan sejumlah tamu undangan saat berlangsungnya acara pemusnahan barang bukti di lapangan apel Mapolres Mataram. “ Itu (insiden kebakaran.red) kan karena faktor alam aja”, tegasnya. Dikatakannya, Abdusamad tidak menampik pembakaran barang bukti kejahatan tersebut menggunakan bahan bakar jenis spiritus, bukan menggunakan bahan bakar minyak tanah. Ia juga tidak tahu pasti siapa yang member perintah untuk menambah kembali bahan bakar di atas barang bukti yang telah menyala itu. Abdusamad juga membenarkan jika salah satu perwira polisi yang menjadi korban kebakaran adalah KBO Polres Mataram, Kompol Mujahidin. (red)
  • Terkesan Ditutup Tutupi, Tubuh Perwira Polisi Dan TNI Terbakar Api Saat Acara Pemusnahan Barang Bukti Kejahatan
  • 0

Terkini