Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Lombok Utara Belum Bisa Produksi Garam

Seputar NTB
Rabu, 09 Agustus 2017 | 20.28 WIB
Lombok Utara, Seputar NTB - Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu kabupaten di Nusa tenggara barat yang dikelilingi oleh perairan laut. Seyogyanya dengan potensi laut yang dimiliki bisa menjadi peluang untuk menjadi sumber penghasil garam jika potensi alam ini dikelola dengan baik. Namun faktanya belum ditemukan adanya pabrik usaha garam yang memproduksi garam dalam jumlah besar saat ini.

"Dulu pernah ada pengusaha produksi garam di wilayah kita, namun tidak memproduksi dalam jumlah banyak, seiring waktu pengusaha garam itu kabarnya sudah tidak ditemukan lagi,"ungkap Kadis Perindagkop dan UKM Lombok Utara Fahri Senin kemarin.

Kata Fahri dari pengajuan izin usaha yang masuk, didinas perindustrian dan perdagangan sebelumnya kata Fahri belum ditemukan adanya pengusaha produksi garam yang mengajukan izin, sehingga untuk saat ini untuk mendapatkan garam oleh masyarakat selalu didatangkan dari luar Lombok Utara.

"Sekarang proses izin sudah tidak kita tangani lagi, pengajuan izin ada di kecamatan dan juga di dinas tenaga kerja penanaman modal dan perizinan terpadu satu pintu,"ungkapnya.

Untuk pasar di Lombok utara saat ini kata Fahri garam yang diperjual belikan didatangkan dari luar seperti dari kabupaten Bima dan Lombok Timur, dimana dua kabupaten ini kata Fahri mendatangkan Gram dengan kualitas yang berbeda-beda.

"Garam Dari Bima yang dijual di Lombok Utara cukup bagus kualitasnya;"ujarnya.

Kaitan dengan kabar mencuatnya harga garam yang ada saat ini juga dikatakan Fahri berdampak di wilayah kabupaten Lombok Utara dimana sejak disampaikannya informasi kenaikan harga garam secara nasional beberapa waktu lalu secara langsung berdampak di wilayah pasar lombok utara namun demikian kenaikan tidak begitu tinggi selisih kenaikan hanya berkisar diantara Rp 500 hingga Rp 1000 perkilogram.

"Pemantauan harga dipasar tetap kita lakukan, ada tiga sampel yang kita jadikan acuan harga di pasar pemenang, pasar Tanjung,  dan juga Pasar Gondang,"ungkapnya.

Kaitan dengan kenaikan harga garam yang seacara keluruhan dialami oleh wilayah yang ada diindonesia ini kata Fahri kondisi ketersediaan nya tidak mempengaruhi di Lombok utara, dikatakan Fahri kebutuhan dan ketersediaan garam masih stabil dirasakan.

"Tidak ada kelangkaan untuk garam ini meskipun telah naik," ujar Fahri. (rd)
  • Lombok Utara Belum Bisa Produksi Garam
  • 0

Terkini