Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Tokoh Adat Sasak Lestarikan kembali Budaya Sasak

Seputar NTB
Minggu, 02 Juli 2017 | 22.13 WIB
Ketua Dewan Kesenian Lombok Tengah,Lalu Sahibi
MATARAM,SEPUTARNTB. Dalam adat sasak terdapat istilah pengampuan atau penegakan. Dimana proses pengapuan ini dilakukan apabila seorang putri keturunan bangsawan sasak menikah dengan laki - laki yang bukan bangsawan sasak terutama yang dari luar suku sasak.

Menurut keterangan Drs. Lalu Nuruddin Muzakir, salah seorang tokoh bangsawan Sasak Lombok Tengah, mengatakan hal tersebut (pengampuan,red) dilakukan guna menghindari terjadinya permasalahan  akibat dari perbedaan kasta diantara keduanya.

"Proses pengampuan itu dilakukan atas persetujuan keluarga dan jika tidak dilakukan akan terjadi sesuatu yang kurang bagus terhadap keluarga," ujarnya kepada wartawan di Mataram,(Sabtu,01/07/17).

Terkait dengan tidak adanya bukti tertulis terhadap kesepakatan atau persetujuan terhadap  keputusan prosesi pengampuan tersebut,Ketua Dewan kesenian Lombok Tengah,Lalu Sahibi memaparkan bahwa sejak dahulu segala bentuk keputusan yang telah disepakati antara tokoh adat,tokoh masyarakat dan tokoh agama menjadi keputusan yang secara langsung dipatuhi oleh masyarakat.

Hal tersebut merupakan budaya adat sasak yang harus terus dilestarikan. Kedepannya akan diupayakan mencakup lebih luas lagi budaya adat sasak lainnya.

"Apapun yang menjadi kesepakatan antara tokoh adat,tokoh agama,dan tokoh masyarakat menjadi keputusan bersama yang tentunya disepakati pula oleh semua masyarakat," paparnya.

Sementara ditempat yang sama,Ketua Laskar Sasak,Lalu Taharudin mengatakan Laskar Sasak hadir   sebagai penengah apabila didalam prosesi terdapat perbedaan pendapat atau pandangan antara tokoh adat dan tokoh agama.  (ft)
  • Tokoh Adat Sasak Lestarikan kembali Budaya Sasak
  • 0

Terkini