Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Densus 88 AT Berhasil Amankan Tiga orang Diduga Teroris

Seputar NTB
Selasa, 20 Juni 2017 | 12.28 WIB
Densus 88 AT saat menggiring salah seorang terduga teroris
MATARAM,SEPUTARNTB. Tiga orang warga Bima yang diduga teroris berhasil diamankan Densus  88 AT. Sebelumnya tiga orang yang diduga teroris tersebut merencanakan akan melaksanakan aksi brutal berupa bom bunuh diri di markas kepolisian dan Bandara di Bima, Nusa Tenggara Barat.

Namun sebelum rencana itu direalisasikan, anggota Densus 88 AT berhasil menangkap ketiga tersangka yang diduga teroria tersebut.

Kepolisian Daerah (Polda) NTB menegaskan serangan itu diakui salah seorang terduga teroris, Kurniawan Bin Hamzah, 23 tahun, terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri yang dibantu Pasukan Brimob Detasemen Pelopor A Bima, Jum’at (6/6) lalu.

“ISIS merencanakan meledakkan Bom rakitan jenis Medium Eksplosive di Mapolsek Woha dan Polsek Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin di Bima. Mereka juga akan menguji coba bom jenis yang sama di pusat keramaian di kota Bima,”kata Waka Polda NTB, Komisaris Besar Polisi (Kombespol), Imam Margono, saat konfrensi pers di Mapolda NTB, Senin (19/6).

Tidak hanya itu,menurut Wakapolda NTB kedua teroris yang tercatat masuk dalam gerombolan Penatoi pimpinan, Iskandar tersebut juga berencana menyerang  anggota Polisi di Mapolsek Woha dan merebut senjata api yang tersimpan di gudang senjata. 
Titik rencana pengeboman ditentukan setelah mereka lakukan survey terlebih dahulu.

“ Sebanyak 24 jenis barang bukti disita  diantaranya senjata api rakitan, detonator, bubuk TNT, cairan H202, kabel dan handphone serta peralatan perakitan bom lainnya,” ujarnya.

Wakapolda NTB juga mengatakan Terduga teroris lainnya, Nasrul Hidayat, 21 tahun, berperan membeli bahan peledak serta peralatan pembuatan Bom untuk di suplay ke Kurniawan Bin Hamzah.   
Dan keduanya masuk menjadi anggota Mujahidin Indonesia Barat (MIB) bersama Iskandar yang menurut catatan kepolisian juga terlibat dalam perampokan di Ciputat, Jakarta tahun 2013 silam.

Lebih lanjut Wakapolda mengatakan, aktifitas MIB di Indonesia berkaitan langsung dengan Bahrun Naim pimpinan ISIS Asia Tenggara.

Rencanakan serangan brutal di arahkan kepada aparat kepolisian dan warga Bima membuktikan bahwa ISIS mulai melakukan penetrasi serta menegaskan eksistensinya di Indonesia.

Kepolisian NTB menegaskan, sejak posisi ISIS mulai dikepung dan tersudut pasukan koalisi lintas negara di basis mereka Raqqah Iraq, ISIS mulai mengancam dan menebar teror di Asia Tenggara salah satunya di Marawi Filiphina dan Poso.

Sebelumnya, Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap dua terduga teroris di Desa Dore Kecamatan Palibeli Bima. Mereka ditangkap di rumah salah seorang terduga dan satu lagi HN ditangkap di pelabuhan Pelni saat hendak melarikan diri (kabur). (ft)                        

  • Densus 88 AT Berhasil Amankan Tiga orang Diduga Teroris
  • 0

Terkini