Header Ads

  • Breaking News

    BULOG DIVRE NTB LAKUKAN PERBAIKAN KUALITAS BERAS

    Kegiatan Reeproses di GBB Semayan,Loteng
    MATARAM,SEPUTARNTB. Sehubungan dengan adanya  beberapa keluhan penerima Rastara ( Beras sejahtera ) tahun 2017,Perum BULOG Divisi Regional NTB melakukan berbagai upaya untuk memberikan pelayanan  terbaik sehingga kedepannya tidak terjadi keluhan terhadap kualitas maupun kuantitas beras Rastra, senin(5/6).

    Kepala bidang OPP ( Operasional Pelayanan Publik) Perum Bulog Divre NTB,Mochamad Ramadan menjelaskan Berbagai upaya dilakukan oleh Perum Divre Bulog NTB dalam memperbaiki kualitas dan kuantitas Rastra diantaranya melakukan usulan ke Perum BULOG Pusat untuk dilakukan perbaikan kualitas beras pengadaan  Divre BULOG NTB tahun 2016 sebesar 1.405.470 kg dan telah disetujui oleh Perum Bulog Pusat per tanggal 31 Mei 2017 kemarin.

    Ia mengatakan mulai tanggal 02 Juni 2017, Divre Bulog NTB juga  melakukan perbaikan kualitas beras di gudang- gudang Bulog se pulau Lombok,diantaranya di gudang Cakranegara I, gudang Lembar, gudang Ubung, dan gudang Semayan.

    "Perbaikan kualitas berat itu kami lakukan dengan metode reproses menggunakan dua proses,yakni proses Blower atau penggilingan kembali dan proses Mixing atau pencampuran antara beras hasil blower dengan beras baru.Dimana pencampuran dengan perbandingan 10 kilo beras baru dicampur 5 kilo beras hasil blower," paparnya.

    Lebih lanjut ia memeparkan dari sejumlah 23.538.495 kg beras yang disalurkan,laporan keluhan yang diterima bulog sebanyak 230.425 kg dengan penggantian sebesar 229.225 kg dan yang tidak dilakukan penggantian sejumlah 1.200 kg.

    "ini berarti persentase keluhan sangat minim yakni hanya 0,01 persen dari jumlah yang disalurkan," paparnya.

    Mengenai keterlambatan penyaluran Rastra hingga empat bulan lamanya lanjut Ramadan menjadi salah satu penyebab perubahan kualitas.Namun demikian Perum BULOG Divre NTB akan terus melakukan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan diharapkan tidak ada lagi keluhan dimasa yang akan datang.

    "Belum fix nya data dari pusat menjadi penyebab keterlambatan penyaluran ,sehingga  rastra lebih lama  mengendap digudang yang berakibat pada menurunnya kualitas beras itu sendiri,"terangnya.

    Ia menegaskan untuk penyalauran Rastran bulan selanjutnya,sebelum disalurkan terlebih dahulu akan dilakukan pengecekan oleh Tim Koordinasi Rastra Provinsi/Kabupaten Perwakilan Titik Distribusi (Desa.red).

    Perum Bulog akan memberikan sanksi yang tegas sesuai ketentuan yang berlaku kepada oknum Petugas ( Pihak Gudan dan pelaksana penyaluran.red) yang lalai memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(ft)                        

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad