Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Tersangkut Aturan, Kelompok Kerajinan "Puasa" Terima Bantuan

Seputar NTB
Kamis, 06 Oktober 2016 | 18.50 WIB
Tersangkut Aturan, Kelompok Kerajinan "Puasa" Terima Bantuan
LOMBOK UTARA, SEPUTAR NTB - Sebanyak 104 kelompok kerajinan tersebar di lima kecamatan. Dari ratusan kelompok kerajinan ini, sampai saat ini belum mendapatkan bantuan penambahan modal pengembangan usaha. Kelompok kerajinan itu terpaksa puasa untuk menerima bantuan pemerintah, lantaran tidak bisa memenuhi sejumlah syarat seperti kelompok kerajinan harus memiliki badan hukum (notaris) dan terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bangkespol) Kabupaten.

“Ratusan kelompok kerajinan itu tidak bisa mengakses bantuan penambahan modal karena tidak bisa memenuhi persyaratan salah satunya harus berbadan hukum,” ungkap Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian melalui Kabid Perindustrian Joko Mardianto di ruanganya, Rabu (5/10).

Jenis bantuan kepada kelompok kerajinan dikategorikan dalam dua bentuk berupa barang dan tambahan modal. Akan tetapi penambahan modal sampai saat ini belum ada diberikan, namun pihaknya telah mengundang 125 kelompok kerajinan dari masing-masing kecamatan diwakili 25 orang untuk ikut sosialisasi program KUR (kredit usaha rakyat) yang dibantu perbankan. Alhasilnya para kelompok kerajinan atau calon debitur masih malas mengurus hal tersebut, karena melihat sejumlah persyaratan sesuai Permendagri. Dari Permendagri membuat para kelompok kerajinan ribet mengurusnya.

“Tidak satupun proposal masyarakat lolos. Sudah disampaikan ke masyarakat untuk memenuhi persayaratan tapi tidak ada mereviewnya,” tandasnya. (Dy)
  • Tersangkut Aturan, Kelompok Kerajinan "Puasa" Terima Bantuan
  • 0

Terkini