Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Rencana Bangun Hotel, Warga Enggan Direlokasi

Seputar NTB
Rabu, 12 Oktober 2016 | 09.44 WIB
Rencana Bangun Hotel, Warga Enggan Direlokasi
LOMBOK UTARA, SEPUTAR NTB - Lahan seluas 10 hektar milik investor di Dusun Kecinan Desa Malaka, Kecamatan Pemenang akan dibangun hotel mewah, namun tanah yang berada di pesisir pantai tersebut telah lama dijadikan sebagai pelabuhan penyebrangan oleh warga.

‘’Ya betul akan dibangun hotel Santika di tanah tersebut dan pengajuan izin pembangunan hotel tersebut saat ini sedang diproses, ”ungkap Kepala Desa Malaka Ikhwanudin kepada Seputar NTB, kemarin.

Rencana pembangunan hotel dilahan itu pun kini santer terdengar di telinga warga sekitar yang sudah lama memanfaatkan tanah tersebut sebagai akses jalan dan sebagai kegiatan usaha angkut muat barang menuju tiga Gili, mendengar kabar akan dibangun hotel warga banyak tidak menerima untuk dilakukan pembangunan jika pelabuhan yang sudah ada sejak lama tersebut di tertibkan pihak investor selaku pemilik tanah.

‘’Ini yang menjadi persoalan, warga sangat sulit untuk ditertibkan atau direlokasi karena mereka sudah lama menjalankan aktifitas usaha dilahan pesisir pantai tersebut,”jelasnya.

Pihak desa sendiri kata Ikhwan berharap kepada pemilik tanah agar tetap menjadikan lahan dipesisir tersebut sebagai pelabuhan pribadi pihak hotel dengan mempekerjakan masyarakat setempat. Walaupun kini telah diketahui pelabuhan yang dibuat warga tersebut tidak memiliki kejelasan status dari pemerintah. 

Sementara itu, Haryadi warga sekitar yang juga memanfaatkan pelabuhan tersebut sebagai aktifitas usaha menyampaikan enggan untuk pindah dari pelabuhan yang ada, pasalnya pelabuhan yang sudah dibangun meskipun tidak bersifat permanen itu selama ini telah membantu perekonomian warga sekitar, banyak warga setempat mencari nafkah dipelabuhan tersebut meskipun hanya sebagai buruh namun dirasakan penghasilan cukup lumayan.

‘’Sangat berat untuk kami pindah kelokasi lain apalagi jangkauannya cukup jauh karena  banyak bahan material yang kami suplay dari pelabuhan tersebut menuju tiga gili, kalau diminta pindah ke pelabuhan teluknara kami tidak mau,” terangnya.

Diketahui dilokasi tersebut akan dibangun hotel cabang Santika oleh investor luar, dimana dalam desain gambar yang disampaikan kata Ikhwan akan dibangun gedung dengan dua lantai dan 70 kamar, untuk bangunan tersebut diperkirakan akan menggunakan lahan seluas 1 hektar. Dalam proses saat ini pihak investor pun sedang melakukan kajian analisa dampak lingkungan (Amdal) untuk dapat diberikan izin selanjutnya oleh pihak KPPT salah satunya Izin mendirikan bangunan. 

‘’Di lahan rencana tempat membangun tersebut kita lihat ada akses jalan menuju pesisir pantai juga yang dibuat dari anggaran reses dewan waktu itu, jika ditutup maka jalan tersebut tidak bisa dilalui lagi oleh masyarakat,”terang Ikhwan. (Dy)
  • Rencana Bangun Hotel, Warga Enggan Direlokasi
  • 0

Terkini