Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan Beranda

Puluhan Warga Lenek Lauk Demo Inspektorat Lotim

Seputar NTB
Rabu, 05 Oktober 2016 | 17.09 WIB
Puluhan Warga Lenek Lauk Demo Inspektorat Lotim
LOMBOK TIMUR, SEPUTAR NTB - Puluhan warga Desa Lenek Lauk, Kecamatan Aikmel melakukan aksi di kantor Inspektorat Kabupaten Lombok Timur, terkait dengan masalah dugaan penyimpangan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dilakukan Kepala Desa Lenek Lauk, M.Muzani sebesar Rp 369 Juta. Karena hingga saat ini belum ada tindak lanjut proses hukumnya, meski pihak Inspektorat telah menyelesaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Aksi yang dilakukan warga Lenek Lauk tersebut, dengan menutut agar pihak inspektorat segera menyerahkan hasil LHP itu ke pihak Kejaksaan, guna kasus penyimpangan yang dilakukan Kades Lenek Lauk segera ditangani Kejaksaan.

"Kami minta agar Inspektorat segera memberikan kami hasil LHP tersebut, untuk kami bawa ke Kejaksaan agar segera di proses, karena sudah ada indikasi pelanggaran hukum, apalagi kasusnya sudah satu tahun lebih," kata Kordinator Umum (Kordum) aksi, Nursyahid dalam orasinya halaman kantor Inspektorat.

Massa juga menuntut agar Kades segera di hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, termasuk segera mengembalikan uang penyimpangan Rp 396 juta kepada masyarakat serta tanah desa seluas 12 Are. Karena itu merupakan hak masyarakat yang harus dikembalikan kepada masyarakat juga.

Kemudian tidak berapa lama perwakilan warga diterima Inspektur Inspektorat Lotim, Haris bersama pejabat lainnya di aula Kantor Inspektorat Lotim. Akan tapi dalam pertemuan itu, massa tidak puas dengan keterangan yang diberikan pihak Inspektorat sehingga menyebabkan terjadinya saling debat kusir. Karena dianggap pihak Inspektorat tidak serius dalam menangani kasus Desa Lenak Lauk. Apalagi sampai saat belum ada LHP yang diberikan ke pihak Kejaksaan untuk dijadikan acuan dalam proses hukum lebih lanjut terhadap Kades Lenek Lauk tersebut. "Yang jelas kami sampaikan kalau LHP sudah selesai dilakukan dengan hasilnya kami serahkan kepada Bupati Lotim untuk ditindaklanjuti," kata Inspektur Inspektorat, Haris seraya mengatakan mengenai kemana akan direkomendasikan untuk penanganannya, apakah ke pihak Kejaksaan ataukah Kepolisian itu merupakan kewenangan Bupati Lotim.

Haris juga menambahkan dalam pernyataan Kades Lenek Lauk juga akan menyelesaikan sampai bulan September 2016 ini, akan tapi sampai saat ini belum ada realisasinya, sehingga inilah yang patut kami sayangkan sekali sikap dari Kades." Kalau tidak bisa dibina,maka lebih baik dibinasakan saja, karena kami sudah berikan waktu untuk menyelesaikannya,namun tidak diindahkan oleh Kades Lenek Lauk tersebut," tambah Haris seraya menegaskan dirinya tidak ada permainan dalam kasus Kades Lenek Lauk ini.

Warga yang mendengar pernyataan Inspektorat tidak puas, dengan tetap meminta agar diberikan hasil LHP tersebut, untuk diserahkan kepada kejaksaan. Sehingga akhirnya Inspektor Inspektorat Lotim, Haris membuat pernyataan akan menyerahkan LHP itu ke pihak Kejaksaan atau Polri dalam jangka dua hari, dengan terlebih lagi melakukan komunikasi bersama Bupati Lotim. " Hari Jumat saya akan serahkan LHP itu ke aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti," terang Haris.

Setelah mendengar adanya kepastian dari pihak Inspektorat, kemudian massa melanjutkan aksinya ke Kejaksaan Negeri Selong dan Bupati Lotim dengan menuntut hal yang sama, untuk kemudian setelah diterima aspirasinya membubarkan diri dengan tertib. (Rzl)
  • Puluhan Warga Lenek Lauk Demo Inspektorat Lotim
  • 0

Terkini