Header Ads

  • Breaking News

    KPU Lotim Perkirakan Realisasi Anggaran Pilkada Sebesar 30 Milliar

    KPU Lotim Perkirakan Realisasi Anggaran Pilkada Sebesar 30 Milliar
    LOMBOK TIMUR, SEPUTAR NTB - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur memperkirakan realisasi anggaran untuk pemilukada Bupati/Wakil Bupati Lotim tahun 2018 sebesar Rp. 30 Milyar dari Pemkab. Lotim dalam bentuk dana hibah.

    Sementara anggaran yang diajukan KPU Lotim ke Pemkab. Lotim adalah sebesar Rp. 46 Milyar, setelah merincikan semua kebutuhan yang berkaitan dengan pelaksanaan Pemilukada Lotim nantinya.

    Demikian ditegaskan Ketua KPU Lotim, M.Saleh kepada Seputar NTB di Selong, Senin (3/10/2016). " Kemungkinan yang direalisasikan sebesar Rp 30 Milyar dari Rp 46 Milyar yang diajukan ke Pemkab Lotim," terang Saleh.

    Saleh yang juga Dosen Universitas Gunung Rinjani ini menjelaskan meski pihaknya akan memperoleh anggaran Rp. 30 Milyar dari Pemkab Lotim dalam bentuk hibah untuk penyelenggaraan Pemilukada nantinya. Tentunya masih kurang, akan tetapi pihaknya masih memiliki peluang tambahan lagi sebesar Rp. 16 Milyar dari  Pemprov. NTB.

    Karena pelaksanaan Pemilukada Bupati/Wakil Bupati Lotim bersamaan dengan Pemilukada Gubenur/Wakil Gubenur NTB. Sehingga sudah pasti ada dana sharing Pemilukada yang diperoleh dari Provinsi, maka akan bisa tercapai sebesar Rp. 46 Milyar anggaran itu sesuai dengan perencanaan.

    "Kalau Provinsi memberikan anggaran sharing Rp 16 Milyar, kemudian Pemkab Lotim Rp 30 Milyar, maka akan berjumlah keseluruhan Rp. 46 Milyar," tandas Saleh seraya menegaskan kembali mengenai masalah dana Provinsi itu menjadi bagian dari KPU Provinsi, akan tapi pihaknya sudah mengusulkan.

    Lebih jauh Ketua KPU Lotim menjelaskan pihaknya sudah mulai menggunakan anggaran Pemilukada tahun 2017 mendatang, karena proses tahapan akan dimulai pada tahun tersebut. Sehingga KPU Lotim sudah meminta kepada Pemkab Lotim untuk menganggarkan mulai tahun 2017.

    "Kami sudah minta Pemkab Lotim untuk anggarkan mulai tahun 2017 dengan minimal Rp. 1,5 Milyar tahap awal dan untuk semuanya akan digunakan tahun 2018 nantinya," ujar Saleh. (Rzl)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad